Peta Bunga Simpanan Bank Digital: Krom Tertinggi, Syarat Tiap Produk Berbeda

Peta Bunga Simpanan Bank Digital: Krom Tertinggi, Syarat Tiap Produk Berbeda

Jakarta | Informasi resmi yang diperiksa pada Jumat, 6 November 2026, menunjukkan bahwa bunga deposito reguler tertinggi dalam daftar mencapai 8% per tahun. Angka tersebut ditawarkan Krom Bank melalui produk Krom Max untuk tenor 12 bulan. Superbank dan Allo Bank berada di bawahnya, dengan penawaran bunga hingga 7,50% per tahun. Namun, angka maksimum itu tidak otomatis berlaku bagi semua nasabah atau setiap penempatan, karena tingkat bunga pada kedua bank tersebut bergantung pada nominal dana dan tenor yang dipilih.

Perbandingan ini perlu dibaca sebagai gambaran bunga reguler yang tercantum dalam informasi produk, bukan sebagai janji hasil yang akan diterima setiap deposan. Bunga yang disebutkan merupakan suku bunga tahunan sebelum pajak. Karena itu, nilai bersih yang diterima setelah jatuh tempo dapat berbeda setelah pajak dan ketentuan lain yang berlaku diperhitungkan. Angka tersebut juga tidak memasukkan tambahan bunga atau manfaat yang mungkin diberikan melalui program promosi, sehingga penawaran promosi sebaiknya dinilai secara terpisah dari bunga dasar produk.

Perbedaan batas penempatan dan pilihan tenor membuat perbandingan ant bank tidak selalu setara hanya dengan melihat persentase tertinggi. Nasabah perlu memeriksa syarat untuk memperoleh bunga yang dikutip, termasuk jumlah minimum dan maksimum penempatan, periode deposito, cara pembayaran bunga, serta ketentuan pencairan sebelum jatuh tempo. Informasi pada laman resmi dapat berubah, sehingga rincian produk perlu dikonfirmasi kembali sebelum membuka deposito. Bunga tertinggi dalam daftar ini semata-mata menunjukkan angka yang dipublikasikan untuk produk dan tenor tertentu pada tanggal pemeriksaan; angka tersebut bukan rekomendasi, bukan jaminan imbal hasil, dan tidak dengan sendirinya menentukan produk yang paling sesuai bagi kebutuhan masing-masing nasabah.

Ketentuan bunga simpanan pada Krom Bank, Superbank, dan Allo Bank berbeda, baik dari sisi pilihan produk maupun cara bank menentukan imbal hasil. Karena itu, angka bunga tertinggi perlu dibaca bersama tenor dan nominal penempatan yang berlaku. Perbandingan yang hanya melihat angka persentase tanpa memperhatikan syarat tersebut dapat memberi gambaran yang kurang tepat bagi calon nasabah.

Krom Bank menyediakan dua produk, yakni Krom Flex dan Krom Max. Berdasarkan ketentuan yang berlaku sejak 1 Mei 2026, bunga tertinggi Krom Flex adalah 7,50% per tahun, sedangkan Krom Max menawarkan bunga tertinggi 8% per tahun. Untuk kedua produk, tingkat tertinggi tersebut berlaku pada tenor 12 bulan. Dengan demikian, bunga maksimal Krom Max lebih tinggi, tetapi nasabah perlu mempertimbangkan kesediaan menyimpan dana selama tenor yang ditentukan sebelum memilih produk.

Superbank menetapkan batas penempatan awal yang berbeda. Nasabah dapat menempatkan dana mulai Rp500.000, dengan pilihan tenor mulai tujuh hari hingga 12 bulan. Untuk tenor bulanan, penempatan hingga Rp1 miliar memperoleh bunga 7,50% per tahun. Sementara itu, dana yang ditempatkan di atas Rp1 miliar mendapatkan bunga 6,50% per tahun. Perbedaan tersebut menunjukkan bahwa nominal dana, bukan hanya lama penyimpanan, ikut memengaruhi tingkat bunga yang diterima. Nasabah sebaiknya memeriksa ketentuan tenor yang dipilih dan memastikan nominalnya masuk ke kelompok yang sesuai.

Allo Bank menggunakan skema bunga bertingkat berdasarkan nominal penempatan. Ketentuan yang berlaku sejak 17 September 2026 mencantumkan bunga tertinggi 7,50% untuk dana di atas Rp500 juta, dengan pilihan tenor 3, 6, dan 12 bulan. Untuk penempatan Rp1 juta hingga Rp100 juta, bunga yang tercantum adalah 5,50% dan 6% per tahun. Namun, informasi yang tersedia tidak merinci tenor untuk masing-masing angka tersebut, sehingga keduanya tidak dapat dipasangkan dengan tenor tertentu. Sebelum membuka simpanan, calon nasabah perlu memeriksa rincian terbaru di kanal resmi bank, termasuk kemungkinan perubahan suku bunga, batas nominal, serta ketentuan pencairan sebelum jatuh tempo.

Bank Jago, SeaBank, dan blu menawarkan deposito dengan batas penempatan serta pilihan jangka waktu yang perlu diperhatikan sebelum nasabah memilih produk. Ketiganya mencantumkan nominal minimum Rp1 juta untuk penempatan yang dibahas, tetapi skema bunga tidak sepenuhnya sama. Besaran bunga dapat dipengaruhi oleh jumlah dana dan tenor, sehingga angka tertinggi yang dipublikasikan tidak otomatis berlaku untuk setiap nasabah. Perbandingan yang cermat perlu melihat syarat nominal, lamanya dana disimpan, serta informasi resmi yang tersedia untuk masing-masing produk.

Di Bank Jago, deposito dapat dibuka dengan penempatan minimum Rp1 juta dan pilihan tenor 1, 3, 6, atau 12 bulan. Suku bunga mengikuti nominal penempatan dan tenor yang dipilih. Berdasarkan FAQ resmi, tingkat tertinggi yang disebutkan adalah 6,25% per tahun, dan angka tersebut berlaku untuk penempatan di atas Rp1 miliar. Karena bunga bergantung pada kedua faktor tersebut, calon deposan sebaiknya memeriksa ketentuan yang berlaku bagi nominal dan jangka waktu pilihannya, bukan hanya membandingkan angka puncak. Informasi tersebut memberi gambaran batas atas, bukan jaminan bahwa seluruh penempatan memperoleh tingkat yang sama.

SeaBank juga menetapkan minimum penempatan Rp1 juta, dengan pilihan tenor 1, 3, 6, dan 12 bulan. Tingkat bunga tertingginya mencapai 6% untuk tenor 12 bulan. Dokumen informasi produk SeaBank yang dicetak pada 12 Oktober 2026 menyebut bunga yang konsisten untuk tenor 3, 6, dan 12 bulan; namun, rincian angka untuk tiap tenor tidak tersedia dalam bahan yang digunakan di sini. Karena itu, tidak tepat untuk menyusun tabel bunga atau mengisi nilai yang tidak disebutkan. Nasabah dapat merujuk dokumen resmi terbaru sebelum menentukan tenor.

Untuk blu, bunga bluDeposit naik hingga 5,50% per tahun mulai 22 September 2026. Tingkat bunga ditentukan oleh nominal penempatan dan kelompok tenor. Tingkat tertinggi berlaku untuk dana minimal Rp1 miliar dengan tenor 6 hingga 12 bulan. Keterangan ini menjelaskan syarat untuk memperoleh tingkat maksimum, tetapi tidak merinci seluruh kombinasi bunga dan tenor. Dengan demikian, perbandingan yang tersedia menunjukkan batas penempatan minimum yang sama pada Jago dan SeaBank, sementara ketentuan bunga setiap produk tetap perlu dibaca secara terpisah. Periksa kembali informasi dalam aplikasi atau dokumen resmi karena penawaran dapat berubah dari waktu ke waktu.Bank Raya dapat ditempatkan sebagai pembanding dalam peta bunga simpanan bank digital, tetapi produk Saku Jaga Optimal tidak tepat disamakan dengan deposito berjangka. Produk ini merupakan tabungan yang menyediakan fitur penguncian dana. Dengan demikian, karakteristiknya perlu dibaca berdasarkan mekanisme tabungan dan ketentuan fitur tersebut, bukan dengan menganggapnya sebagai deposito yang memiliki struktur produk serupa. Pembedaan ini penting agar perbandingan antarbank tetap mempertimbangkan jenis simpanan yang sebenarnya ditawarkan.

Pada Saku Jaga Optimal, tingkat bunga berkaitan dengan jangka waktu penguncian dana. Informasi yang tersedia mencatat kisaran bunga sekitar 4% hingga 6% per tahun. Kisaran tersebut tidak berarti setiap nasabah otomatis memperoleh angka tertinggi, sebab bunga yang berlaku mengikuti pilihan durasi penguncian dan ketentuan produk. Persyaratan saldo juga mengikuti aturan yang ditetapkan untuk produk ini. Karena itu, pembaca sebaiknya memeriksa informasi terbaru dari Bank Raya mengenai tingkat bunga, saldo yang dipersyaratkan, durasi, serta aturan lain sebelum menilai kesesuaiannya dengan kebutuhan masing-masing.

Perbandingan dengan simpanan dari bank digital lain juga perlu dilakukan secara cermat. Angka bunga saja belum menggambarkan seluruh hal yang perlu dipertimbangkan, termasuk jenis produk, akses terhadap dana selama periode penguncian, dan persyaratan saldo.

Baca juga: Kolaborasi Dibutuhkan untuk Menangani 4,1 Juta Konten Judi di Ruang Digital | Krisis Air Berlarut, Warga Sambau Blokade Akses Nongsa Digital Park

24 kunjungan