Jakarta | Harga cabai rawit merah tercatat mencapai Rp105.300 per kilogram pada Selasa, 13 Oktober 2026. Angka tersebut menjadi fakta utama dalam perkembangan harga pangan pada hari ini, sekaligus menempatkan cabai rawit merah sebagai salah satu komoditas yang mendapat perhatian. Informasi mengenai harga itu mengacu pada data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional.
Data PIHPS Nasional mencatat bahwa harga cabai rawit merah berada pada level Rp105.300 per kilogram. Pencatatan ini memberikan gambaran mengenai posisi harga komoditas tersebut berdasarkan informasi yang tersedia untuk tanggal 13 Oktober 2026. Dengan demikian, angka tersebut dapat menjadi rujukan dalam melihat perkembangan harga cabai rawit merah pada hari yang sama.
Kenaikan harga cabai rawit merah menjadi perhatian karena nilai yang tercatat telah mencapai lebih dari Rp100.000 per kilogram. Besaran harga ini menunjukkan posisi terbaru komoditas tersebut sebagaimana tercantum dalam data harga pangan strategis. Informasi tersebut disampaikan tanpa mengubah satuan pencatatan, yakni kilogram, sehingga harga yang menjadi acuan adalah Rp105.300 untuk setiap kilogram cabai rawit merah.
Perkembangan ini menegaskan pentingnya pemantauan data harga pangan secara berkala. Bagi masyarakat, pedagang, dan pihak yang mengikuti pergerakan komoditas pangan, catatan PIHPS Nasional dapat digunakan untuk mengetahui harga cabai rawit merah pada Selasa, 13 Oktober 2026. Pada tanggal tersebut, harga cabai rawit merah tercatat sebesar Rp105.300 per kilogram, dan angka inilah yang menjadi inti informasi mengenai kenaikan harga cabai hari ini.
Laporan Panel Harga Pangan Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional per 13 Oktober 2026 menunjukkan adanya perubahan harga pada sejumlah komoditas cabai di tingkat pasar. Pergerakan tersebut memperlihatkan bahwa kenaikan tidak berlangsung dengan besaran yang sama pada setiap jenis cabai. Di komoditas yang tercatat, cabai merah besar mengalami peningkatan paling tinggi jika diukur berdasarkan persentasenya.
Harga cabai merah besar naik 8,37 persen atau bertambah Rp5.700 per kilogram. Setelah perubahan tersebut, harganya mencapai Rp73.800 per kilogram. Angka kenaikan ini menjadi sorotan karena persentasenya lebih besar dibandingkan perubahan pada jenis cabai lain yang turut tercantum dalam laporan. Dengan demikian, cabai merah besar menjadi komoditas dengan lonjakan relatif paling kuat pada pembaruan harga 13 Oktober 2026.
Perbandingan persentase kenaikan dan harga akhir memberikan gambaran yang berbeda. Cabai merah besar mencatat kenaikan persentase tertinggi, tetapi harga akhirnya masih berada di bawah cabai rawit merah. Berdasarkan data yang sama, cabai rawit merah mencapai Rp105.300 per kilogram. Selisih harga akhir tersebut menunjukkan bahwa tingkat harga suatu komoditas tidak hanya ditentukan oleh besarnya kenaikan harian, melainkan juga oleh posisi harga sebelum perubahan terjadi.
Informasi ini penting bagi konsumen, pedagang, dan pelaku usaha yang menggunakan cabai sebagai bahan baku. Kenaikan Rp5.700 pada cabai merah besar dapat memengaruhi biaya belanja, terutama bagi rumah tangga atau usaha makanan yang membutuhkan pasokan secara rutin. Sementara itu, harga cabai rawit merah yang mencapai Rp105.300 per kilogram menempatkannya sebagai salah satu jenis cabai dengan harga akhir tertinggi dalam laporan tersebut. Pemantauan lanjutan diperlukan untuk melihat apakah kenaikan ini bersifat sementara atau berlanjut pada pembaruan berikutnya.
Pergerakan harga cabai pada 13 Oktober 2026 juga terlihat pada komoditas cabai merah keriting. Harganya tercatat meningkat 7,22 persen dibandingkan pencatatan sebelumnya. Setelah kenaikan tersebut, cabai merah keriting berada pada level Rp88.350 per kilogram. Angka ini menunjukkan adanya perubahan harga yang cukup terlihat dalam catatan perdagangan cabai pada hari tersebut.
Kenaikan 7,22 persen menjadikan cabai merah keriting sebagai salah satu komoditas yang mengalami penguatan harga. Nilai Rp88.350 per kilogram menjadi harga terbaru yang tercatat untuk jenis cabai ini. Informasi tersebut melengkapi pergerakan harga cabai lainnya yang turut mengalami perubahan pada tanggal yang sama.
Selain cabai merah keriting, harga cabai rawit hijau juga mengalami peningkatan. Komoditas tersebut naik 7,13 persen dan berada di level Rp78.850 per kilogram. Dengan demikian, cabai rawit hijau mencatat harga terbaru yang berbeda dari cabai merah keriting, baik dari sisi persentase kenaikan maupun nilai per kilogram.
Kenaikan pada cabai rawit hijau menjadi bagian lain dari perkembangan harga cabai pada 13 Oktober 2026. Persentase peningkatannya tercatat sedikit lebih rendah dibandingkan cabai merah keriting, yaitu 7,13 persen. Sementara itu, harga akhirnya berada pada Rp78.850 per kilogram. Data ini memperlihatkan bahwa kedua komoditas tersebut sama-sama mengalami kenaikan, meskipun besaran perubahan dan tingkat harganya berbeda.
Secara berurutan, harga cabai merah keriting tercatat Rp88.350 per kilogram setelah meningkat 7,22 persen, sedangkan cabai rawit hijau mencapai Rp78.850 per kilogram dengan kenaikan 7,13 persen. Kedua angka tersebut menjadi pembaruan harga untuk masing-masing komoditas dan melanjutkan catatan perubahan harga cabai pada 13 Oktober 2026.
Pergerakan harga beras pada 13 Oktober 2026 menunjukkan kondisi yang berbeda dibandingkan komoditas cabai. Ketika harga cabai mengalami kenaikan, harga beras secara umum cenderung stabil. Perbedaan arah pergerakan ini memperlihatkan bahwa tidak semua bahan pangan mengalami perubahan harga yang sama pada waktu yang bersamaan.
Beras kualitas bawah I tercatat memiliki harga rata-rata Rp14.900 per kilogram. Sementara itu, beras kualitas bawah II berada pada level Rp14.700 per kilogram. Selisih harga kedua kategori tersebut mencapai Rp200 per kilogram, dengan beras kualitas bawah I berada sedikit lebih tinggi dibandingkan beras kualitas bawah II.
Stabilnya harga beras menjadi catatan tersendiri di tengah kenaikan harga cabai, terutama cabai rawit merah yang mencapai Rp105.300 per kilogram. Dengan demikian, perkembangan harga bahan pangan pada periode ini menunjukkan pola yang beragam. Cabai bergerak naik, sedangkan beras masih bertahan pada kisaran harga yang relatif stabil.
Kondisi tersebut menempatkan beras dan cabai pada arah pergerakan harga yang berbeda. Harga cabai meningkat, sementara harga beras kualitas bawah I dan kualitas bawah II tetap berada pada level rata-rata masing-masing Rp14.900 dan Rp14.700 per kilogram. Data ini menggambarkan perbedaan perubahan harga komoditas hortikultura dan bahan pangan pokok pada 13 Oktober 2026.
Baca juga: Lonjakan Harga Cabai Rawit dan Dampaknya bagi Konsumen | Lonjakan Harga Cabai di Pasar Jakarta

