Jakarta | Salah satunya adalah telah tinggal secara terus-menerus di wilayah negara tersebut selama sedikitnya lima tahun setelah berusia 18 tahun. Marukawa mengonfirmasi perkembangan proses naturalisasinya di Dewa United Arena, Tangerang, pada awal Oktober 2026.
Keterangan yang tercatat menyebut Saya tidak bisa menjelaskan secara rinci mengenai prosesnya, tetapi saya sudah menyerahkan dokumen yang diperlukan dan saat ini masih menunggu persetujuan," ujar Marukawa dalam keterangannya.
Data lain dalam laporan menunjukkan Pernyataan tersebut menjadi perkembangan terbaru dari upaya pemain berusia 29 tahun itu untuk mendapatkan kewarganegaraan Indonesia setelah sekitar lima tahun berkarier di kompetisi sepak bola Tanah Air.
Informasi lain yang berkaitan dengan peristiwa tersebut mencakup Jakarta, VIVA – Kabar terbaru proses naturalisasi Taisei Marukawa menjadi perhatian pencinta sepak bola Indonesia. Gelandang serang Dewa United Banten FC tersebut telah menyerahkan dokumen yang diperlukan untuk memperoleh status Warga Negara Indonesia (WNI). Namun, jalan menuju Timnas Indonesia belum sepenuhnya terbuka karena ada persyaratan lain yang harus dipenuhi, termasuk regulasi kelayakan pemain dari Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA). Pemain asal Jepang itu menyebut dokumen yang diperlukan telah diserahkan dan kini dirinya masih menunggu persetujuan lanjutan dari pihak terkait. Marukawa juga tidak menyembunyikan ambisinya untuk memperkuat Timnas Indonesia.
Ia mengaku telah jatuh cinta dengan Indonesia dan berharap suatu saat bisa mengenakan seragam Merah Putih dalam pertandingan internasional. Meski demikian, penyerahan dokumen naturalisasi belum berarti Marukawa sudah resmi menjadi WNI. Begitu pula jika proses kewarganegaraannya selesai, ia tidak otomatis dapat memperkuat skuad Garuda karena masih harus memenuhi ketentuan yang ditetapkan FIFA. FIFA memiliki regulasi khusus mengenai kelayakan pemain untuk memperkuat tim nasional suatu negara. Aturan ini menjadi penting bagi pemain yang memperoleh kewarganegaraan baru melalui proses naturalisasi, termasuk Marukawa yang lahir di Jepang dan tidak diketahui memiliki hubungan keturunan Indonesia. Dalam ketentuan mengenai perolehan kewarganegaraan baru, FIFA membuka kesempatan bagi pemain untuk mewakili negara yang bersangkutan apabila memenuhi salah satu persyaratan yang ditetapkan. Ketentuan itu tercantum dalam regulasi FIFA mengenai kelayakan pemain untuk membela tim nasional. Namun, pemenuhan masa tinggal tidak sekadar dihitung berdasarkan lamanya seorang pemain terdaftar bersama klub di suatu negara.
Baca juga: Jadwal dan Persiapan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 | Stadion PTIK Jadi Markas Latihan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup | Jersey Terbaru Timnas Bangladesh untuk FIFA ASEAN Cup 2026

