PAM Jaya dan TP PKK DKI Sukses Gelar Khitanan Massal, Gubernur Pasang Target Baru

PAM Jaya dan TP PKK DKI Sukses Gelar Khitanan Massal, Gubernur Pasang Target Baru

Jakarta, Rabu, 8 Juli 2026 – Program Khitanan Massal yang digelar PT PAM Jaya bersama Tim Penggerak PKK Provinsi DKI Jakarta resmi ditutup dalam sebuah seremoni di Ruang MH Thamrin, Gedung Grha Ali Sadikin, Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (8/7/2026). Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-499 Kota Jakarta tersebut dihadiri Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Wakil Gubernur Rano Karno, jajaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, serta manajemen PAM Jaya dengan peserta dan tamu undangan sekitar 200 orang.

Dalam sambutannya, Gubernur Pramono Anung memberikan apresiasi atas penyelenggaraan program sosial yang dinilai memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Ia bahkan meminta agar pelaksanaan khitanan massal pada tahun mendatang diperluas hingga menjangkau 5.000 anak sebagai bagian dari rangkaian peringatan 500 tahun Kota Jakarta. Menurutnya, momentum lima abad Jakarta harus diisi dengan program-program yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Pramono juga mengungkapkan sejumlah rencana Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam menyambut usia ke-500 ibu kota. Salah satunya adalah pemberian layanan transportasi umum dengan tarif Rp1 selama lima hari bagi seluruh warga negara Indonesia yang berada di Jakarta. Selain itu, akses ke sejumlah destinasi wisata seperti Monas, Ragunan, hingga Ancol juga direncanakan digratiskan sebagai bentuk hadiah bagi masyarakat.

Sementara itu, Direktur Utama PAM Jaya Arief Nasrudin menjelaskan bahwa khitanan massal tahun ini merupakan pelaksanaan keempat yang menjadi bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Ia menyebut jumlah peserta terus meningkat setiap tahun, mulai dari 150 anak pada penyelenggaraan pertama, kemudian 500 peserta, meningkat menjadi 1.000 peserta, hingga pada tahun 2026 berhasil melayani sekitar 2.000 anak yang tersebar di lima wilayah kota administrasi dan Kabupaten Kepulauan Seribu.

Keberhasilan penyelenggaraan tersebut juga mendapat pengakuan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). PAM Jaya bersama Tim Penggerak PKK Provinsi DKI Jakarta menerima penghargaan untuk kategori khitan dengan metode klem secara seri dengan jumlah peserta terbanyak, yakni sekitar 2.000 anak. Capaian tersebut menjadi salah satu rekor yang mewarnai peringatan HUT ke-499 Kota Jakarta tahun ini.

Arief menambahkan, berbagai kegiatan sosial akan terus diperkuat seiring peningkatan pelayanan air bersih di Jakarta yang saat ini telah mencapai sekitar 82 persen. Selain khitanan massal, PAM Jaya bersama TP PKK juga tengah menyiapkan penyaluran 5.000 tandon air kepada masyarakat sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam memperluas akses layanan air bersih dan memperkuat manfaat program CSR.

Rangkaian acara ditutup dengan pernyataan resmi penutupan oleh Gubernur DKI Jakarta setelah sebelumnya meninjau pelaksanaan khitanan massal dan mengikuti sesi penyerahan penghargaan MURI. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berharap kolaborasi antara pemerintah daerah, BUMD, dan berbagai pemangku kepentingan dapat terus menghadirkan program sosial yang semakin luas manfaatnya bagi masyarakat, khususnya menjelang perayaan 500 tahun Kota Jakarta pada 2027.

Pewarta: Abdul Latif

Respon (2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *