Kota Bandung | Delapan SMA dan sekolah sederajat memastikan tempat di babak perempat final Okezone National Championship 2026. Kepastian tersebut diperoleh setelah seluruh peserta melewati persaingan fase grup yang berlangsung di GOR ITB Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat. Pertandingan pada fase ini menjadi penentu bagi setiap tim untuk mengamankan posisi terbaik sekaligus menjaga peluang meraih gelar juara.
Tim yang berhasil melaju ke babak delapan besar adalah SMKN 1 Sumedang, MAN 2 Kota Bandung, SMK Pasundan Rancaekek, SMAN 1 Cicalengka, SMAN 1 Sumedang, SMAN 18 Bandung, SMAN 1 Rancaekek, dan SMA Jatinangor. Kedelapan sekolah tersebut tampil konsisten sepanjang fase grup sehingga berhak melanjutkan perjuangan pada kompetisi antarpelajar bergengsi ini.
Dari delapan tim tersebut, enam di antaranya lolos dengan status juara grup. Posisi tersebut menunjukkan kemampuan mereka dalam mengumpulkan hasil maksimal dan menempati peringkat teratas di masing-masing grup. Sementara itu, dua tim lainnya tetap memperoleh tiket ke perempat final sebagai runner-up terbaik berdasarkan peringkat.
Format kelolosan ini membuat persaingan fase grup berlangsung ketat hingga pertandingan terakhir. Setiap poin menjadi penting karena tidak hanya menentukan posisi juara grup, tetapi juga memengaruhi peluang tim yang berada di peringkat kedua untuk masuk melalui jalur runner-up terbaik. Dengan delapan kontestan yang telah terpilih, persaingan Okezone National Championship 2026 kini memasuki fase gugur yang menuntut konsistensi, ketenangan, dan kesiapan lebih besar dari setiap sekolah.
Fase grup Okezone National Championship 2026 menghadirkan persaingan yang berlangsung ketat, tetapi SMKN 1 Sumedang tampil sebagai tim paling dominan. Skuad tersebut berhasil menyapu bersih dua pertandingan dengan mengumpulkan enam poin. Catatan itu menjadi raihan tertinggi di seluruh peserta pada fase grup dan menegaskan konsistensi permainan mereka sejak laga pertama.
Selain meraih hasil maksimal, SMKN 1 Sumedang juga membukukan selisih gol empat. Perpaduan produktivitas serangan dan pertahanan yang solid membuat mereka berhak memuncaki Grup A. Posisi tersebut sekaligus mengantarkan SMKN 1 Sumedang ke perempat final dengan modal kepercayaan diri yang kuat. Dua kemenangan dalam dua pertandingan menunjukkan bahwa tim ini mampu menjaga fokus dan memanfaatkan setiap peluang penting.
Di Grup B, MAN 2 Kota Bandung keluar sebagai juara grup setelah mengoleksi empat poin. Hasil tersebut cukup untuk menempatkan mereka di posisi teratas dalam persaingan grup. Perjalanan MAN 2 Kota Bandung memperlihatkan bahwa konsistensi perolehan poin menjadi faktor penting dalam menentukan tim yang melaju ke babak berikutnya, terutama ketika jarak kemampuan antar peserta cukup berimbang.
Dua juara grup lainnya adalah SMK Pasundan Rancaekek dan SMAN 1 Cicalengka. SMK Pasundan Rancaekek memimpin Grup C dengan raihan empat poin, sedangkan SMAN 1 Cicalengka menempati posisi puncak Grup D dengan jumlah poin yang sama. Hasil fase grup ini memastikan delapan tim mendapatkan tempat di perempat final. Dengan demikian, persaingan memasuki tahapan yang semakin menentukan, sementara performa SMKN 1 Sumedang menjadi salah satu sorotan utama berkat enam poin dan selisih gol empat yang mereka catatkan.
Komposisi peserta perempat final semakin lengkap setelah dua pemuncak grup lainnya memastikan posisi masing-masing. SMAN 1 Sumedang tampil sebagai juara Grup E dengan koleksi empat poin. Perolehan tersebut menempatkan mereka di posisi teratas klasemen grup sekaligus memberikan jalur langsung menuju fase delapan besar. Status juara grup menunjukkan bahwa SMAN 1 Sumedang mampu mengamankan hasil penting dalam persaingan yang berlangsung ketat.
Dari Grup F, SMAN 1 Rancaekek menjadi tim yang memimpin klasemen dengan raihan enam poin. Jumlah tersebut membuat mereka berhak melaju sebagai juara grup, tanpa perlu bergantung pada perhitungan dari grup lain. Konsistensi hasil yang dikumpulkan sepanjang fase grup menjadi dasar utama keberhasilan SMAN 1 Rancaekek mengamankan tiket perempat final.
Selain para juara grup, dua tim berstatus runner-up terbaik turut melengkapi daftar delapan peserta. SMAN 18 Bandung menjadi salah satu tim yang memperoleh tempat melalui jalur tersebut. Posisi runner-up tidak secara otomatis berlaku bagi seluruh tim peringkat kedua, sehingga kelolosan SMAN 18 Bandung ditentukan oleh perbandingan pencapaian dengan runner-up dari grup lainnya.
SMA Jatinangor juga memastikan keikutsertaan di perempat final sebagai runner-up terbaik. Dengan demikian, perjalanan mereka berlanjut meskipun belum finis sebagai pemuncak grup. Penilaian terhadap hasil pertandingan dan perolehan poin membuat SMA Jatinangor termasuk dalam dua tim peringkat kedua yang memenuhi ketentuan untuk melaju.
Rangkaian kelolosan ini memperjelas pembagian jalur menuju perempat final. SMAN 1 Sumedang dan SMAN 1 Rancaekek mendapatkan tiket sebagai juara Grup E dan Grup F, sedangkan SMAN 18 Bandung serta SMA Jatinangor lolos melalui kategori runner-up terbaik. Keempatnya kini bergabung dengan peserta lain yang telah lebih dahulu mengamankan tempat di fase gugur.
Babak perempat final Okezone National Championship 2026 akan berlangsung di GOR ITB Jatinangor. Delapan tim yang berhasil melewati fase sebelumnya kini harus menghadapi pertandingan penentuan untuk memperebutkan empat tiket menuju semifinal. Rangkaian laga disusun berurutan mulai siang hari, sehingga setiap pertandingan dipastikan menghadirkan persaingan yang ketat dan menarik untuk disaksikan.
Pertandingan pembuka dijadwalkan pada pukul 11.30 WIB dengan mempertemukan SMKN 1 Sumedang dan MAN 2 Kota Bandung. Kedua tim akan menjadi penampil pertama yang membuka persaingan di babak delapan besar. Setelah itu, laga kedua dimulai pukul 12.15 WIB, saat SMK Pasundan Rancaekek berhadapan dengan SMAN 1 Cicalengka. Pertandingan ini menjadi kesempatan bagi kedua kesebelasan untuk mengamankan langkah ke fase berikutnya.
Memasuki pukul 13.00 WIB, giliran SMAN 1 Sumedang menghadapi SMAN 18 Bandung. Laga tersebut menjadi pertandingan ketiga dalam jadwal perempat final dan diperkirakan berlangsung dengan intensitas tinggi karena kedua tim sama-sama membawa ambisi besar untuk melanjutkan kiprah di turnamen. Setiap kesalahan dapat menentukan hasil akhir, terutama ketika pertandingan berlangsung dalam format gugur.
Sementara itu, pertandingan terakhir dijadwalkan pada pukul 13.45 WIB. SMAN 1 Rancaekek akan berduel dengan SMA Jatinangor dalam laga penutup babak perempat final. Seluruh pertandingan digelar di GOR ITB Jatinangor, yang menjadi pusat persaingan delapan tim pada fase ini. Hasil dari empat laga tersebut akan menentukan susunan peserta semifinal sekaligus menjaga peluang masing-masing tim untuk meraih gelar juara Okezone National Championship 2026. Dengan demikian, rangkaian pertandingan di Jatinangor bukan sekadar agenda lanjutan, melainkan babak krusial yang menentukan tim mana yang berhak melangkah lebih jauh.
Baca juga: Perjalanan Perdana PSIS Semarang di Championship 2026/2027

