Tangerang | Arema FC menumbangkan Dewa United dengan skor 4-0 pada pekan ketujuh BRI Super League 2026/2027. Pertandingan berlangsung di Stadion Kanjuruhan pada Minggu (25/10/2026) sore WIB. Hasil tersebut memastikan Arema meraih kemenangan dengan selisih empat gol, sementara Dewa United menutup laga tanpa mencetak gol. Skor akhir menjadi inti hasil pertandingan ini: Arema mencetak empat gol dan menjaga gawangnya tidak kebobolan sepanjang pertemuan. Kemenangan itu sekaligus mengakhiri catatan Dewa United yang belum pernah kalah pada musim berjalan. Dengan demikian, laga di Kanjuruhan tercatat sebagai pertandingan pertama yang berakhir dengan kekalahan bagi Dewa United pada kompetisi musim ini.
Empat gol Arema menjadi penentu hasil akhir dan membedakan kedua tim secara jelas pada papan skor. Arema menuntaskan pekan ketujuh dengan kemenangan 4-0, sedangkan Dewa United harus menerima kekalahan pertamanya di BRI Super League 2026/2027. Informasi pertandingan yang tersedia mencatat skor, lokasi, waktu pelaksanaan, dan dampaknya terhadap rekor Dewa United. Tidak ada rincian tambahan mengenai pencetak gol ataupun jalannya setiap gol yang diperlukan untuk menyatakan hasil tersebut. Yang dapat dipastikan, hasil di Stadion Kanjuruhan membuat rangkaian Dewa United tanpa kekalahan berakhir. Catatan itu sebelumnya berlangsung sepanjang musim berjalan hingga pertandingan pekan ketujuh ini, ketika Arema berhasil menundukkan mereka dengan empat gol tanpa balas.
Bagi Arema, kemenangan tersebut menjadi hasil pertandingan pekan ketujuh yang tercatat dengan skor meyakinkan, yakni 4-0 atas Dewa United. Bagi tim tamu, angka nol pada papan skor disertai catatan kekalahan pertama musim ini. Pertandingan di Kanjuruhan pada Minggu sore WIB itu karena itu memiliki arti langsung bagi rekor kedua tim: Arema keluar sebagai pemenang, sedangkan Dewa United kehilangan status belum terkalahkan. Hasil ini merangkum pertemuan mereka tanpa perlu menambahkan dugaan tentang strategi, suasana stadion, atau jalannya pertandingan yang tidak disebutkan. Kepastian utamanya tetap sama, Arema FC menang empat gol tanpa balas dan rekor tak terkalahkan Dewa United pada musim berjalan resmi berakhir pada pekan ketujuh BRI Super League 2026/2027.
Keunggulan Arema atas Dewa United dibangun melalui empat gol yang hadir pada tiga rentang waktu berbeda. Gol pertama tercipta pada menit ke-30, ketika Careca, winger asal Brasil, membuka skor bagi Arema. Gol itu menjadi penanda awal keunggulan dalam pertandingan dan membuat Arema berada di depan Dewa United. Urutan tersebut kemudian berlanjut setelah jeda, dengan Careca kembali mencatatkan namanya di papan skor. Tanpa perlu menambahkan rincian mengenai proses terciptanya gol, catatan waktunya menunjukkan bahwa kontribusi Careca menjadi bagian penting dari rangkaian skor Arema dalam laga ini.
Memasuki menit ke-52, Careca mencetak gol keduanya. Gol tersebut memperlebar jarak dari keunggulan satu gol menjadi dua gol, sekaligus menjadikan pemain asal Brasil itu pencetak dua gol pertama bagi Arema pada pertandingan tersebut. Berikutnya, pada menit ke-65, Samuel Otusanya menambah gol untuk Arema. Dengan gol Otusanya, jumlah gol Arema bertambah menjadi tiga dan selisih skor semakin besar. Tiga gol pertama itu tercipta pada menit ke-30, ke-52, dan ke-65, sehingga urutannya memperlihatkan tambahan gol pada fase awal, setelah jeda, dan kemudian pada menit-menit berikutnya.
Gol penutup hadir pada menit ke-90+5 melalui Julian Guevara. Gol tersebut melengkapi kemenangan Arema dengan skor 4-0 atas Dewa United. Secara ringkas, Careca membuka keunggulan pada menit ke-30 dan mencetak gol kedua Arema pada menit ke-52, lalu Otusanya memperbesar jarak pada menit ke-65. Guevara kemudian menutup catatan gol pada tambahan waktu babak kedua. Rangkaian empat gol ini menggambarkan perubahan skor berdasarkan pencetak dan waktunya, tanpa mengandalkan rincian jalannya masing-masing gol. Hasil akhir 4-0 menjadi penegasan dari susunan gol Arema dalam pertandingan tersebut: dua gol Careca, satu gol Otusanya, dan satu gol Guevara.
Tambahan tiga poin dari kemenangan atas Dewa United membawa Arema FC naik ke peringkat kesembilan klasemen sementara. Tim berjuluk Singo Edan itu kini mengoleksi sembilan poin. Hasil tersebut menjadi bekal penting bagi Arema untuk memperbaiki posisinya dalam persaingan liga, sekaligus menambah nilai dari pertandingan yang mereka jalani. Dengan perolehan tersebut, Arema berada di papan tengah klasemen sementara dan masih memiliki kesempatan untuk mengumpulkan poin pada laga-laga berikutnya.
Di sisi lain, Dewa United tetap menempati posisi ketiga dengan koleksi 14 poin. Kekalahan ini membuat mereka gagal menambah angka pada pertandingan tersebut, tetapi posisi dan jumlah poin yang tercatat menunjukkan bahwa Dewa masih berada di tim-tim teratas. Jarak kedua klub tercermin dari perbedaan lima poin dalam klasemen sementara. Kondisi itu menggambarkan persaingan yang berbeda bagi masing-masing tim: Arema berupaya memperbaiki peringkat, sedangkan Dewa mempertahankan tempatnya di papan atas.
Kemenangan ini juga menjadi catatan tersendiri bagi Arema karena merupakan kemenangan pertama setelah manajemen mengakhiri kerja sama dengan pelatih Marcos Santos. Informasi tersebut menandai urutan waktu di sekitar hasil pertandingan, tanpa dengan sendirinya menjelaskan alasan di balik kemenangan. Hasil akhir, tambahan poin, dan posisi klasemen menjadi gambaran yang dapat dicatat dari pertandingan ini. Bagi Arema, tiga poin tersebut meningkatkan jumlah koleksi menjadi sembilan dan menempatkan klub di urutan kesembilan. Bagi Dewa United, total 14 poin tetap menempatkan mereka di urutan ketiga. Perkembangan posisi kedua tim selanjutnya akan bergantung pada hasil pertandingan lain dan laga yang mereka jalani berikutnya.
Persita Tangerang harus menunggu hingga detik-detik terakhir untuk menghindari kekalahan saat menjamu Bali United di Banten International Stadium, Minggu (25/10/2026) sore WIB. Pertandingan tersebut berakhir dengan skor 1-1 setelah kedua tim mencetak gol pada waktu yang berbeda. Bali United lebih dahulu memimpin, sedangkan tuan rumah baru berhasil menyamakan kedudukan pada masa injury time babak kedua.
Gol pembuka Bali United tercipta pada menit ke-29 melalui Marko Dugandzic. Penyerang asal Kroasia itu membawa tim tamu unggul dan memberi Bali United keunggulan yang bertahan cukup lama. Setelah tertinggal, Persita berupaya mencari gol balasan demi mengubah keadaan. Namun, hingga waktu normal berakhir, keunggulan Bali United belum berubah dan peluang Persita untuk mendapatkan poin penuh tampak semakin menipis.
Persita akhirnya memperoleh hasil dari perjuangannya pada menit ke-90+6. Pablo Ganet mencetak gol penyama kedudukan ketika pertandingan memasuki masa injury time babak kedua. Gol tersebut memastikan Persita tidak pulang dengan tangan kosong sekaligus menggagalkan Bali United membawa pulang kemenangan. Skor 1-1 bertahan hingga laga usai, sehingga kedua kesebelasan harus berbagi poin dalam pertandingan di Banten tersebut.
Hasil imbang ini menjaga posisi Bali United di peringkat ketiga klasemen dengan koleksi 13 poin. Sementara itu, tambahan satu poin menempatkan Persita di posisi kelima dengan 12 poin. Selisih kedua tim di klasemen pun hanya satu angka, dengan Bali United masih berada satu tingkat di atas Persita. Bagi tuan rumah, gol pada penghujung laga menjadi penentu untuk mengamankan hasil imbang, sedangkan Bali United kehilangan kesempatan menambah tiga poin setelah sempat memimpin sejak babak pertama.





