Probolinggo – Komandan Koramil (Danramil) 0820-12/Kraksaan Kapten Inf Asto K bersama sejumlah pihak menghadiri pelaksanaan Grand Opening Poli Eksekutif Layanan Hemodialisis dan sentra kuliner di Rumah Sakit (RS) Waluyojati , Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Minggu (23/8).
Danramil 0820-12/Kraksaan Kapten Inf Asto K mengatakan, RSUD Waluyo Jati merupakan rumah sakit umum milik pemerintah yang memiliki tanggung jawab memberikan pelayanan kesehatan kepada seluruh lapisan masyarakat.
Karena itu, meskipun menggunakan nama Poli Eksekutif dan menghadirkan fasilitas dengan konsep pelayanan premium, orientasi utamanya tetap harus mengedepankan pelayanan kepada masyarakat.
Jangan sampai kemudian ada mindset bahwa ini hanya melayani orang yang mampu dan punya duit. Kita ini rumah sakit daerah, rumah sakit umum, rumah sakit negara.
“Konsep sebenarnya tidak hanya tentang income, tidak hanya tentang profit, tetapi ada pelayanan yang memang harus kita jadikan skala prioritas,” kata Kapten Inf Asto K.
Kapten Inf Asto K mengapresiasi langkah RSUD Waluyo Jati yang terus melakukan inovasi dalam meningkatkan kenyamanan dan kualitas pelayanan.
“Keberadaan fasilitas yang semakin baik dapat menjadi daya tarik bagi masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan di daerah sendiri,” ujarnya.
Perwira murah senyum ini menilai sejumlah fasilitas yang telah dikembangkan RSUD Waluyo Jati mampu memberikan pengalaman berbeda bagi pasien.
Salah satunya fasilitas di poli anak yang dilengkapi area bermain, pelayanan obstetri dan ginekologi hingga layanan estetik. “Ini luar biasa, saya sangat mengapresiasi RSUD Waluyo Jati atas inovasi ini,” ungkapnya.
Sementara Direktur RSUD Waluyo Jati Kabupaten Probolinggo Yessi Rahmawati menjelaskan Poli Eksekutif merupakan fasilitas yang telah melalui proses panjang sebelum akhirnya dapat beroperasi.
Gedung Poli Eksekutif yang telah dibangun sejak 2017 cukup lama menjadi PR kita semua. Alhamdulillah, sejak kami menjabat kami mempersiapkan untuk membuka gedung tersebut.
Persiapannya membutuhkan waktu dua tahun lebih sampai akhirnya gedung tersebut bisa beroperasi,” ungkapnya.
Setelah melalui proses persiapan, Poli Eksekutif mulai menjalani soft opening pada Januari 2026.“Layanan tersebut dihadirkan untuk memberikan alternatif pelayanan kesehatan dengan fasilitas premium bagi masyarakat Kabupaten Probolinggo,”jelasnya.
Menurut Yessi, keberadaan Poli Eksekutif diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat yang menginginkan pelayanan dengan fasilitas lebih nyaman tanpa harus mencari pelayanan kesehatan ke kota lain.
Ini tentunya untuk memenuhi kebutuhan layanan kesehatan masyarakat Kabupaten Probolinggo tanpa harus jauh-jauh ke Surabaya atau Malang, tetapi bisa merasakan layanan premium di RSUD Waluyo Jati.
Pengembangan Poli Eksekutif menjadi bagian dari komitmen RSUD Waluyo Jati untuk menghadirkan pelayanan kesehatan berkualitas di Kabupaten Probolinggo. Kami ingin masyarakat Kabupaten Probolinggo memperoleh pelayanan kesehatan terbaik di daerahnya sendiri.
Kami ingin mendukung Kabupaten Probolinggo semakin baik dalam pelayanan kesehatan, sehingga masyarakat tidak perlu pergi jauh.”Keberadaan Poli Eksekutif diharapkan semakin memperkuat posisi RSUD Waluyo Jati sebagai rumah sakit rujukan sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan di Kabupaten Probolinggo,”tegasnya. (Edi D/Dwi H/Pendim0820/Probolinggo)


Respon (1)