Jayapura – Komandan Komando Daerah Angkatan Laut (Dankodaeral) X Mayjen TNI (Mar) Sugianto, S.Sos., M.M., M.Tr.Opsla mendampingi Pangkogabwilhan III Letjen TNI Lucky Avianto, S.I.P., M.Si., dalam sosialisasi Doktrin TNI “Perisai Trisula Nusantara” sebagai upaya memperkuat pemahaman strategi pertahanan negara yang diikuti 150 peserta dari unsur TNI tiga matra, bertempat di Aula Tony Rompis, Mako Kodam XVII/Cenderawasih, Jayapura, Selasa (3/11/2026).
Sosialisasi ini menjadi sarana memperkuat pemahaman prajurit terhadap arah kebijakan dan strategi pertahanan TNI dalam menghadapi dinamika ancaman yang semakin kompleks. Doktrin Perisai Trisula Nusantara yang disahkan melalui Keputusan Panglima TNI Nomor 828/VII/2026 menjadi pedoman dalam pembinaan dan penggunaan kekuatan TNI untuk menjaga kedaulatan, keutuhan wilayah, serta keselamatan bangsa.

Materi disampaikan Mayjen TNI Putranto Gatot Sri Handoyo, S.Sos., M.M., selaku Pa Sahli Tk. III Komsos Panglima TNI. Dalam paparannya, dijelaskan bahwa tantangan pertahanan saat ini tidak hanya berupa ancaman militer konvensional, tetapi juga berkembang dalam bentuk perang siber, perang hibrida, perang kognitif, dan perang informasi. Karena itu, TNI dituntut memiliki kesiapan dan kemampuan adaptasi dalam menghadapi berbagai bentuk ancaman tersebut.
Doktrin ini juga menegaskan Sishankamrata sebagai landasan pertahanan negara dengan strategi defensif aktif melalui upaya penangkalan, penindakan, dan pemulihan. Pelaksanaannya didukung kekuatan militer dan nirmiliter serta konsep pertahanan berlapis yang dibagi dalam Mandala Luar, Mandala Utama, dan Mandala Dalam.
Dalam konsep tersebut, Mandala Luar mencakup wilayah di luar Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) dengan peran utama TNI AL dan TNI AU. Mandala Utama meliputi wilayah dari garis pantai 12 mil laut hingga ZEE dengan fokus pada pertahanan udara dan pengendalian titik serta jalur strategis. Sementara Mandala Dalam mencakup wilayah perairan hingga daratan melalui pertahanan pulau-pulau besar dan gugusan pulau strategis.
Pemahaman terhadap doktrin ini menjadi bagian penting dalam membangun kesamaan pola pikir dan keterpaduan tindakan seluruh unsur TNI. Kegiatan turut dihadiri Dirdok Kodiklat TNI Brigjen TNI Ari Maulana, S.Sos., M.Han., serta diakhiri dengan penyerahan plakat kepada Pangkogabwilhan III, Pangdam XVII/Cenderawasih, Dankodaeral X, dan Danlanud Silas Papare. (Dankodaeral X)
137 kunjungan