Berita  

Viral Video Anak Menangis Minta MBG di Sukabumi, Ini Penjelasan Kepala SPPG

Sukabumi – Beredar video di Grup Whatsapp, seorang anak menangis tantrum mau makan MBG. Terlihat dalam video yang berdurasi 1 menit 19 detik tersebut sang anak merengek ke guru minta MBG.

Dalam video tersebut juga terlihat beberapa guru coba menenangkan agar si anak berhenti menangis, namun anak tersebut tetap meminta mau makan MBG

Saat ditelurusi, kondisi tersebut terjadi pada siswa KB Arrobani yang berada di
Kampung Babakan, Desa Cijureuy, Kecamatan Gegerbitung, Kabupaten Sukabumi.

Saat dikonfirmasi, Ibu Nurul, yang merupaka pengajar di KB tersebut mengatakan, bahwa MBG yang datang ke sekolahnya dari SPPG Polres Sukabumi Gegerbitung 3 yang beralamat di Jl. Pramuka, Gegerbitung, Kecamatan Gegerbitung, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Nurul menjelaskan, kondisi tersebut baru pertama, dirinya sempat bingung anak didiknya sampai tantrum menanyakan MBG.

“Mengenai anak nangis, anak mungkin lagi manja biasa kalau anak PAUD. Memang biasanya suka ada MBG, tidak pernah kaya gitu, bahkan kalau ada juga jarang makan. Cuman pas kemarin itu pas MBG tidak ada anak itu nangis pengen makan MBG,” jelas Nurul saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.

“Kejadiannya itu pas waktu mau pulang, anak itu nangis kekeuh mau makan MBG, pokonya kan kalau anak itu biasa tantrum. Cuma memang hari itu anak kaya gimana gitu mereka menanyakan, MBG mana, MBG mana,” tuturnya

Nurul mengatakan, sebelumnya sudah ada pemberitahuan dari Kepala Dapur, bahwa distribusi berhenti sementara, sampai batas waktu yang tidak ditentukan.

“Memang sebelumnya kami dapat informasi dari kepala dapur katanya sementara oof nanti juga ada lagi, waktunya sampai batas waktu yang tidak ditentukan,” ujarnya

“Kalau selama ini SPPG Polri Gegerbitung alhamdulillah, bermanfaat, tapi kan namanya anak anak kadang dimakan kadang sama ibunya dimakan.
Ketika kami mengajukan menu juga alhamdulillah respon cepat dari pak Hadi selaku Kepala Dapurnya. Namun, saat ini pas MBG gak ada anak anak pada nanyain. Ibu MBG mana, ibu kapan ada MBG gitu. Dengan seperti itu berarti Anak anak berharap ada MBG, sampai hari tadi saja mereka pada nanyain.

Kepala SPPG Polres Sukabumi Gegerbitung 3 Hadi Saputra, mengatakan, terkait video tersebut dirinya sempat kaget, menyangka ada hal yang tidak di inginkan, namun setelah melihut video dengan jelas ternyata anak menangis minta MBG.

Setelah mengetahui pebih jelas, dirinya merasa memiliki beban moral yang belum dituntaskan selaku penanggung jawab.

“Menanggapi video anak yang nangis mau MBG itu, saya selaku kepala dapur merasa ada beban moral yang belum bisa saya tuntaskan, karena MBG yang harusnya mereka terima tiap hari, harus stop sementara kami distribusikan,” ungkapnya

Hadi menjelaskan, dapur berhenti operasional sementara karena belum menerima Surat Penetapan Penerima Manfaat Sementara Tahap Kedua (SPS 2) dari Badan Gizi Nasional (BGN), dikarenakan keterbatasan jumlah PM di wilayah kecamatan SPPG nya.

“Sampai saat ini kami masih menunggu kepastian kapan SPS 2 kita akan diterbitkan. Terkait beberapa sekolah yang menanyakan kapan MBG kita dibagikan lagi. Kami pihak SPPG mencoba memberi pemahaman sebaik mungkin, agar para guru bisa bersabar dulu, dan bisa menyampaikan hal ini kepada siswa nya, sampai ada kepastian dari BGN Terkait SPS 2 ini.” Pungkasnya. #NA