Tuban, Selasa, 14 Juli 2026 – Kesadaran masyarakat untuk memahami administrasi kendaraan mendapat ruang yang lebih mudah melalui Program Polantas Tuban Menyapa yang kembali digelar Satlantas Polres Tuban. Sejak pagi, personel lalu lintas membuka layanan konsultasi di salah satu kawasan dengan mobilitas kendaraan yang tinggi. Kehadiran pelayanan tersebut langsung dimanfaatkan warga yang ingin memperoleh informasi resmi tanpa harus datang ke kantor pelayanan.
Suasana di lokasi sempat memunculkan kesan berbeda bagi para pengguna jalan. Sejumlah pengendara memperlambat kendaraan karena mengira sedang berlangsung razia. Namun setelah melihat petugas lebih banyak berdialog dengan masyarakat dibanding melakukan pemeriksaan, rasa khawatir berubah menjadi rasa ingin tahu. Beberapa pengendara akhirnya memilih berhenti dan ikut memanfaatkan layanan yang tersedia.
Berbagai persoalan administrasi kendaraan menjadi topik yang paling banyak dikonsultasikan. Mulai dari perpanjangan SIM, pengesahan STNK, pengurusan BPKB, proses mutasi kendaraan, balik nama kepemilikan, hingga syarat administrasi kendaraan bekas dijelaskan langsung oleh personel Satlantas. Penjelasan diberikan secara rinci dengan bahasa yang sederhana agar mudah dipahami oleh masyarakat dari berbagai kalangan.
Sepanjang kegiatan berlangsung, arus warga yang datang tidak pernah sepi. Pengendara roda dua, sopir angkutan barang, pedagang, pekerja swasta, hingga ibu rumah tangga silih berganti menghampiri meja pelayanan. Sebagian membawa dokumen kendaraan dalam bentuk fisik, sementara lainnya cukup menunjukkan salinan berkas melalui telepon genggam. Setiap pertanyaan dilayani secara bergantian tanpa membedakan latar belakang maupun jenis kebutuhan administrasi.
Salah seorang pengemudi angkutan hasil pertanian mengaku sempat hendak mencari jalur lain karena mengira ada operasi lalu lintas. Setelah mengetahui kegiatan tersebut merupakan layanan konsultasi, ia memutuskan berhenti untuk memastikan persyaratan perpanjangan SIM yang masa berlakunya segera habis. Menurutnya, penjelasan langsung dari petugas lebih jelas dan mudah dipahami dibanding informasi yang beredar di media sosial atau berbagai situs internet.
Selain membuka konsultasi administrasi kendaraan, Satlantas Polres Tuban juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya keselamatan berkendara. Petugas mengingatkan penggunaan helm berstandar nasional, kewajiban mengenakan sabuk pengaman, larangan menggunakan telepon genggam saat mengemudi, serta pentingnya memastikan kondisi tubuh tetap prima sebelum melakukan perjalanan. Warga juga diberi kesempatan menyampaikan masukan mengenai kondisi lalu lintas di sejumlah titik di Kabupaten Tuban sebagai bahan evaluasi pelayanan.
Hingga kegiatan berakhir, arus kendaraan di sekitar lokasi tetap berjalan lancar dan pelayanan berlangsung tertib. Program Polantas Tuban Menyapa kembali memperlihatkan pendekatan pelayanan yang mengutamakan komunikasi, edukasi, dan kemudahan akses bagi masyarakat. Melalui layanan jemput bola ini, Satlantas Polres Tuban berharap pemahaman masyarakat terhadap administrasi SIM, STNK, dan BPKB semakin meningkat, sekaligus mendorong tumbuhnya budaya tertib berlalu lintas di Kabupaten Tuban.








Respon (1)