Kabar Duka: Oni Setiawan, Mantan Kabid Pertambangan ESDM Jatim, Tutup Usia

SURABAYA, JAWA TIMUR — Berdasarkan laporan yang diterbitkan pada 18 September 2026, Kepergian Oni Setiawan, yang pernah menjabat sebagai Kepala Bidang Pertambangan ESDM di Jawa Timur, telah membawa duka mendalam bagi keluarga, rekan kerja, dan seluruh komunitas pertambangan. Pada saat yang mengejutkan, Oni meninggal dunia di Surabaya akibat serangan jantung yang tidak terduga. Berita ini menjadi viral, menciptakan gelombang kesedihan dan kehilangan yang dirasakan oleh banyak orang yang mengenalnya.

Oni Setiawan dikenal sebagai sosok yang berpengaruh di bidang pertambangan. Selama masa jabatannya di ESDM Jatim, ia menunjukkan dedikasi yang tinggi dan komitmen terhadap pengembangan sektor ini. Kontribusinya dalam mendorong kebijakan yang berkelanjutan dan responsif terhadap kebutuhan industri pertambangan mendapat apresiasi luas dari rekan-rekannya. Kepergiannya tentu meninggalkan jejak yang sulit untuk diisi oleh orang lain.

Rekan-rekan dalam dunia pertambangan merasa kehilangan yang mendalam atas ia sebagai pribadi yang tidak hanya profesional, tetapi juga pribadi yang hangat dan mudah didekati. Banyak dari mereka yang berbagi kenangan indah dan pengalaman berharga saat bekerja bersama Oni. Ini menunjukkan betapa besar pengaruhnya tidak hanya dalam pekerjaan tetapi juga dalam hubungan antar manusia.

Di tengah kesedihan ini, banyak yang berharap agar keluarga Oni Setiawan diberikan ketabahan dan kekuatan. Kehilangan yang mendalam ini menjadi pengingat bagi kita semua akan pentingnya menjaga kesehatan dan memperhatikan tanda-tanda yang mungkin muncul, agar kejadian serupa tidak terjadi di masa mendatang. Masyarakat juga berdoa agar arwahnya diterima di sisi-Nya dan meninggalkan kenangan indah bagi kita semua.

Oni Setiawan merupakan sosok yang sangat dikenang dalam dunia pertambangan dan energi, khususnya di Jawa Timur. Sebagai mantan Kepala Bidang Pertambangan di Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) provinsi tersebut, ia telah berperan penting dalam pengembangan sektor ini. Dengan pengalaman lebih dari dua dekade, Oni menunjukkan dedikasi dan komitmen yang luar biasa dalam menerapkan kebijakan-kebijakan yang mendukung keberlanjutan dalam industri pertambangan.

Karier Oni Setiawan dimulai dengan pendidikan di bidang teknik pertambangan yang memberikan dasar yang kuat untuk perjalanan profesionalnya. Sepanjang kariernya, ia terlibat dalam banyak proyek strategis yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan mendorong penerapan praktik pertambangan yang ramah lingkungan. Salah satu kontribusi signifikan Oni adalah pengembangan regulasi yang mendorong penggunaan teknologi modern dalam eksplorasi dan pengelolaan sumber daya mineral.

Oni dikenal sebagai pemimpin yang inklusif, selalu melibatkan para pemangku kepentingan dalam setiap keputusan penting. Keterampilan komunikasi yang baik memungkinkannya untuk menjalin hubungan yang harmonis dengan pelaku industri, pemerintah, dan masyarakat. Di bawah kepemimpinannya, teknis serta kebijakan-kebijakan di bidang pertambangan diperbarui dan ditingkatkan, sehingga tidak hanya mengoptimalkan potensi sumber daya alam tetapi juga memperhatikan aspek sosial dan lingkungan. Berkat dedikasi Oni Setiawan, sektor pertambangan di Jawa Timur dapat tumbuh dengan lebih berkelanjutan.

Dalam beberapa waktu terakhir, kasus dugaan pungutan liar yang melibatkan Oni Setiawan, mantan Kepala Bidang Pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur, terus bergulir dan menjadi sorotan publik. Pungutan liar, yang sering kali disebut sebagai pungli, merupakan praktik illegal yang dapat merugikan banyak pihak, termasuk masyarakat yang berusaha mendapatkan pelayanan publik dengan cara yang legal. Kasus ini menjadi semakin kompleks dengan adanya laporan tentang pemindahan berkas yang ditengarai berkaitan dengan kegiatan pungli tersebut.

Pemindahan berkas dalam konteks kasus ini menimbulkan pertanyaan mengenai transparansi dan akuntabilitas di dalam instansi pemerintah. Masyarakat berhak untuk mengetahui bagaimana proses hukum dijalankan, terutama ketika melibatkan seorang pejabat publik. Meskipun begitu, kepergian Oni Setiawan akibat tutup usia tidak mengubah dinamika hukum yang tengah berlangsung. Proses penyelidikan dan penuntutan yang tengah dilakukan oleh pihak berwenang masih akan terus berlanjut, tanpa dipengaruhi oleh peristiwa tragis tersebut.

Situasi ini menyoroti pentingnya sistem hukum yang berjalan dengan baik, di mana setiap individu, terlepas dari statusnya, harus mempertanggungjawabkan tindakannya. Pengawasan terhadap proses hukum pun menjadi semakin krusial agar setiap langkah yang diambil dapat dilakukan secara adil dan transparan. Masyarakat diharapkan dapat terus mengikuti perkembangan kasus ini, dan memantau tindakan dari pihak berwenang untuk memastikan bahwa keadilan tetap ditegakkan.

Kehilangan Oni Setiawan, seorang mantan Kabid Pertambangan ESDM Jatim, telah mengejutkan banyak pihak. Berita duka ini menyebar dengan cepat di kalangan rekan-rekan sejawat dan masyarakat umum. Mereka berbagi perasaan kehilangan yang mendalam, mengungkapkan rasa duka cita yang tulus atas kepergian sosok yang dianggap sebagai panutan dan inspirasi. Wilayah pertambangan di Jawa Timur menjadi salah satu bidang yang sangat terpengaruh oleh keberadaan Oni Setiawan, di mana ia dikenal tidak hanya sebagai seorang pemimpin, tetapi juga sebagai orang yang berdedikasi untuk kemajuan sektor ini.

Banyak rekan kerja yang mengenang momen-momen berharga yang pernah dilalui bersama Oni. Sebagai pemimpin, Oni Setiawan selalu mendorong kolaborasi dan pertukaran ide, menciptakan lingkungan kerja yang positif dan produktif. Kenangan-kenangan ini menjadi penerus semangatnya, di mana setiap individu yang pernah bekerja bersamanya merasa terinspirasi untuk terus berkontribusi di bidang pertambangan. Permasalahan yang dulunya sulit diselesaikan menjadi lebih ringan ketika Oni terlibat, selalu menawarkan solusi yang inovatif dan berkelanjutan.

Sosok Oni juga dikenal atas komitmennya terhadap tanggung jawab sosial, berupaya agar masyarakat sekitar dapat merasakan manfaat dari kegiatan pertambangan. Sebagaimana banyak orang mengungkapkan, kontribusi Oni bukan semata-mata dalam bentuk kebijakan, tetapi juga dalam membina hubungan baik dengan masyarakat lokal. Kontribusi ini yang akan selalu dikenang sebagai bagian dari warisannya yang tak ternilai.

Reaksi duka cita tak hanya datang dari kalangan profesional, tetapi juga masyarakat yang merasakan dampak positif dari kebijakannya. Posting di media sosial dan berita lokal dipenuhi dengan penghormatan serta partisipasi masyarakat dalam mengenang Oni Setiawan. Dengan semua kenangan dan momen indah yang dibagikan, jelas bahwa warisan yang ditinggalkan oleh Oni akan terus hidup di hati setiap orang yang pernah mengenalnya.