Harga BBM Tak Berubah pada 3 November, Ini Rincian yang Disebut dalam Laporan

Harga BBM Pertamina dan SPBU Swasta Tetap, Ini Rinciannya per 13 Oktober 2026

Jakarta | Harga bahan bakar minyak (BBM) yang dijual sejumlah badan usaha penyedia BBM disebut tidak mengalami perubahan pada November 2026. Pertamina, BP-AKR, Shell, dan Vivo Energy Indonesia sama-sama mempertahankan harga produk yang berlaku pada Oktober. Dengan demikian, harga per 1 November 2026 dinyatakan masih sama dengan harga pada bulan sebelumnya. Informasi ini menjadi pokok laporan mengenai harga BBM yang diperiksa pada 3 November 2026.

Untuk Pertamina, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga menyampaikan bahwa tidak ada perubahan harga BBM. Keterangan tersebut dikutip pada 3 November 2026. Pernyataan ini menegaskan bahwa harga produk Pertamina pada November tetap seperti harga Oktober, bukan mengalami penyesuaian pada awal bulan. Dalam laporan yang sama, harga dari badan usaha lain yang disebut juga digambarkan tidak berubah per 1 November 2026.

Selain Pertamina, BP-AKR, Shell, serta Vivo Energy Indonesia termasuk penyedia yang harga produknya disebut tetap. Artinya, berdasarkan keterangan dalam laporan, harga yang berlaku pada November untuk produk-produk yang ditawarkan masing-masing badan usaha masih merujuk pada nominal yang sama dengan bulan sebelumnya. Perbandingan tersebut terbatas pada kondisi harga Oktober dan November 2026 sebagaimana disebut dalam informasi yang tersedia.

Informasi bahwa harga tidak berubah memberikan gambaran mengenai status harga BBM pada tanggal yang dicantumkan, yakni 1 November 2026, dan saat laporan dikutip pada 3 November. Keterangan itu tidak memuat perubahan nominal Oktober dan November. Karena laporan hanya menyebut harga tetap, uraian ini tidak merinci angka harga setiap jenis BBM. Rincian nominal untuk tiap produk maupun lokasi tidak ditambahkan di sini, sehingga pembaca dapat membedakan pernyataan umum mengenai harga yang bertahan dari daftar harga spesifik. Tidak ada keterangan dalam informasi tersebut yang menyatakan adanya perubahan untuk periode setelah November atau menjelaskan alasan di balik kondisi harga. Dengan demikian, inti kabar yang disampaikan adalah harga BBM dari Pertamina, BP-AKR, Shell, dan Vivo Energy Indonesia per 1 November 2026 disebut belum berubah dibandingkan harga Oktober.

Rincian harga bahan bakar minyak di SPBU Pertamina wilayah DKI Jakarta mencakup sejumlah produk nonsubsidi dengan tingkat oktan dan peruntukan berbeda. Untuk Pertamax RON 92, harga yang dicantumkan adalah Rp15.950 per liter. Angka ini menjadi salah satu acuan bagi pengguna kendaraan yang memilih bensin dengan angka oktan tersebut. Sementara itu, Pertamax Green 95 disebut dijual Rp19.150 per liter. Produk ini memiliki kandungan etanol sesuai namanya dan dipasarkan sebagai pilihan bensin dengan RON lebih tinggi. Perbedaan harga antarkategori dapat menjadi pertimbangan konsumen sebelum mengisi bahan bakar, terutama ketika memperhitungkan kebutuhan kendaraan dan anggaran perjalanan harian. Dalam rincian yang dimaksud, seluruh nilai tersebut merupakan harga per liter untuk wilayah DKI Jakarta, bukan angka yang otomatis berlaku di semua daerah. Harga di wilayah lain dapat memiliki ketentuan berbeda, sehingga informasi setempat tetap perlu diperiksa sebelum membeli.

Untuk kategori bensin berperforma lebih tinggi, Pertamax Turbo tercatat dengan harga Rp19.600 per liter. Dengan demikian, tiga harga bensin yang dicontohkan dalam laporan tersebut adalah Rp15.950 untuk Pertamax RON 92, Rp19.150 untuk Pertamax Green 95, dan Rp19.600 untuk Pertamax Turbo. Selisih nominal produk-produk itu terlihat dari perbedaan tingkat produk dan spesifikasinya. Di samping bensin, rincian juga memuat bahan bakar diesel nonsubsidi. Dexlite disebut memiliki harga Rp23.700 per liter, sedangkan Pertamina Dex tercantum Rp25.200 per liter. Kedua angka ini lebih tinggi dibandingkan harga bensin yang disebutkan, tetapi pilihan bahan bakar tetap bergantung pada jenis mesin kendaraan serta rekomendasi pabrikan. Konsumen kendaraan diesel dapat menggunakan rincian tersebut untuk membandingkan biaya pengisian di SPBU Pertamina DKI Jakarta. Penyebutan harga ini juga membantu memberikan gambaran mengenai rentang harga produk nonsubsidi pada tanggal yang menjadi perhatian laporan.

Selain produk nonsubsidi, rincian harga mencantumkan bahan bakar yang mendapat subsidi. Pertalite ditulis dengan harga Rp10.00 per liter. Format angka tersebut dipertahankan sebagaimana tercantum dalam sumber, tanpa mengubah atau menafsirkan penulisannya. Solar subsidi disebut seharga Rp6.800 per liter. Kedua angka ini melengkapi daftar harga yang disampaikan untuk SPBU Pertamina di DKI Jakarta, sehingga pembaca dapat melihat perbedaan produk subsidi dan nonsubsidi dalam satu rangkaian informasi. Harga Pertalite dan solar subsidi tersebut sebaiknya dibaca sesuai keterangan yang tersedia, khususnya karena penulisan nominal Pertalite berbeda dari format angka harga lainnya. Rincian yang disajikan meliputi Pertamax RON 92, Pertamax Green 95, Pertamax Turbo, Dexlite, Pertamina Dex, Pertalite, serta solar subsidi. Informasi per liter ini memberikan gambaran harga yang dilaporkan pada 3 November, tanpa menyimpulkan perubahan untuk hari atau wilayah lain. Pembaca dapat menjadikannya referensi awal dan memastikan kembali harga di lokasi pengisian masing-masing.Untuk produk Shell, harga Shell V-Power Diesel disebut masih berada di angka Rp25.420 per liter per 1 November 2026. Angka tersebut merupakan harga yang tercantum dalam laporan untuk produk diesel itu. Informasi ini perlu dibedakan dari harga produk Shell lainnya, sebab bahan yang tersedia hanya menyebut harga Shell V-Power Diesel dan tidak memuat rincian harga varian Shell lain.

Pada merek Vivo, produk yang disebut adalah Revvo 92. Harganya tercatat Rp16.130 per liter dan dilaporkan tidak mengalami perubahan. Dengan demikian, angka tersebut menjadi acuan harga Vivo Revvo 92 dalam informasi yang disampaikan. Tidak ada harga untuk produk Vivo lainnya yang dicantumkan, sehingga rincian di luar Revvo 92 tidak dapat ditambahkan.

Untuk BP-AKR, daftar harga yang disebut mencakup wilayah Jabodetabek hingga Jawa Timur. Produk yang tercantum adalah BP Ultimate Diesel, dengan harga Rp25.420 per liter. Rincian ini merujuk pada produk dan cakupan wilayah tersebut; bahan yang tersedia tidak memberikan angka untuk varian BP-AKR lainnya.

Perlu diperhatikan bahwa Shell V-Power Diesel dan BP Ultimate Diesel merupakan dua produk berbeda, meskipun harga yang disebut untuk keduanya sama, yakni Rp25.420 per liter. Kesamaan angka itu tidak berarti nama produk atau mereknya dapat dipertukarkan. Sementara itu, harga Vivo Revvo 92 berada pada angka Rp16.130 per liter, dengan keterangan bahwa harganya tidak berubah.

Jadi, rincian yang dapat dipastikan dari informasi ini terbatas pada tiga produk: Shell V-Power Diesel sebesar Rp25.420 per liter per 1 November 2026, Vivo Revvo 92 sebesar Rp16.130 per liter tanpa perubahan, serta BP Ultimate Diesel sebesar Rp25.420 per liter untuk wilayah Jabodetabek hingga Jawa Timur. Harga produk lain dari ketiga merek tersebut tidak disebutkan dalam bahan, sehingga tidak disertakan di sini.

Per 3 November 2026, bahan yang tersedia menyebut sejumlah harga BBM sebagai harga yang berlaku atau tidak berubah pada periode tersebut. Namun, bahan yang disertakan dalam permintaan ini tidak memuat nominal harga masing-masing produk. Karena itu, angka untuk Pertamax, Pertamax Green 95, Pertamax Turbo, Dexlite, Pertamina Dex, Pertalite, solar subsidi, BP Ultimate Diesel, Shell V-Power Diesel, dan Vivo Revvo 92 tidak dapat dicantumkan secara akurat di sini.

Rincian tersebut mencakup produk dari beberapa kategori dan merek, termasuk bensin nonsubsidi, bahan bakar diesel, serta BBM bersubsidi.

467 kunjungan