Opini  

CEGAH KARHUTLA, TIM PENYULUHAN MABES TNI BERSAMA PASIS DIREG 56 SESKO TNI SOSIALISASIKAN BAHAYA KEBAKARAN KEPADA PELAJAR SMK KEHUTANAN

CEGAH KARHUTLA, TIM PENYULUHAN MABES TNI BERSAMA PASIS DIREG 56 SESKO TNI SOSIALISASIKAN BAHAYA KEBAKARAN KEPADA PELAJAR SMK KEHUTANAN

CEGAH KARHUTLA, TIM PENYULUHAN MABES TNI BERSAMA PASIS DIREG 56 SESKO TNI SOSIALISASIKAN BAHAYA KEBAKARAN KEPADA PELAJAR SMK KEHUTANAN

 

SAMARINDAUNGKAPFAKTA.NET –Upaya meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap bahaya kebakaran terus dilakukan.  TIM PENYULUHAN MABES TNI BERSAMA PASIS DIREG 56 SESKO TNI  memberikan sosialisasi tentang bahaya kebakaran kepada sekitar 50 siswa-siswi SMK Kehutanan Samarinda, bertempat di Aula SMK Kehutanan, Jalan Untung Suropati, Kelurahan Karang Asam Ulu, Kecamatan Sungai Kunjang, Selasa (1/9/2026).

 

Kegiatan tersebut dihadiri Kol Laut Eko, Kol Pnb Suta, Babinsa Karang Asam Ulu Peltu Yunisrso, Wakil Kepala Bidang Kesiswaan SMK Kehutanan Johan Wahyudi, serta para siswa-siswi SMK Kehutanan.

CEGAH KARHUTLA, TIM PENYULUHAN MABES TNI BERSAMA PASIS DIREG 56 SESKO TNI SOSIALISASIKAN BAHAYA KEBAKARAN KEPADA PELAJAR SMK KEHUTANAN CEGAH KARHUTLA, TIM PENYULUHAN MABES TNI BERSAMA PASIS DIREG 56 SESKO TNI SOSIALISASIKAN BAHAYA KEBAKARAN KEPADA PELAJAR SMK KEHUTANAN

Dalam sosialisasi tersebut, para siswa diberikan pemahaman mengenai bahaya kebakaran, khususnya kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta pentingnya peran masyarakat dan generasi muda dalam mencegah terjadinya kebakaran yang dapat merusak lingkungan dan mengganggu aktivitas masyarakat.

 

Babinsa Karang Asam Ulu turut mendampingi kegiatan sebagai bentuk dukungan terhadap upaya edukasi dan pencegahan karhutla di wilayah binaannya.

 

Kegiatan sosialisasi dimulai pukul 12.00 WITA dan berakhir pada pukul 13.00 WITA. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib dan lancar.

 

Melalui kegiatan ini diharapkan para pelajar tidak hanya memahami bahaya kebakaran, tetapi juga mampu menjadi pelopor pencegahan karhutla di lingkungan sekolah, keluarga dan masyarakat.