<a href="https://ungkapfakta.net/ketika-seragam-loreng-dan-jaket-almamater-berpadu-tmmd-129-<a href="https://ungkapfakta.net/smash-hangat-turnamen-voli-tmmd-129-<a href="https://ungkapfakta.net/menjaga-napas-jalan-baru-dedikasi-satgas-tmmd-129-<a href="https://ungkapfakta.net/sentuhan-warna-baru-untuk-impian-pak-koko-satgas-tmmd-129-bojonegoro-pacu-finishing-rtlh-di-desa-kesongo/”>bojonegoro-merawat-impian-warga-kesongo/”>bojonegoro-rajut-kebersamaan-warga-kesongo/”>bojonegoro-jadi-ajang-gembleng-generasi-muda/”>BOJONEGORO, – Di balik deru mesin dan peluh keringat pembangunan infrastruktur TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro, terselip kisah humanis yang menyentuh hati.
Di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, program TMMD tidak hanya membangun jalan dan jembatan, tetapi juga jembatan hati antara TNI dan masyarakat, terutama anak-anak.
Sebuah momen sederhana namun penuh makna terekam kamera, saat Komandan SSK Satgas TMMD ke-129, Lettu Ckm Purnomo, bersama Babinsa Desa Kesongo, Serka Lasmidi, menyempatkan diri bercengkrama dengan anak-anak desa sebelum menunaikan ibadah sholat.
Pemandangan ini seakan menghapus imej kaku dan formal yang sering melekat pada sosok prajurit, Minggu (2/8/2026).
Saat Lettu Purnomo dan Serka Lasmidi tiba, sejumlah anak dengan penuh antusias menghampiri. Tak ada rasa sungkan atau takut, justru senyum sumringah terpancar dari wajah-wajah polos mereka.
Dua prajurit itu pun menyambut hangat. Dengan sabar mereka melayani celotehan ringan, menyapa satu per satu, dan memberikan perhatian kepada anak-anak yang terlihat senang bisa berada di dekat “om tentara”.
Bagi anak-anak Desa Kesongo, personel TNI bukan lagi sekadar sosok yang membangun infrastruktur di desa mereka. Mereka kini adalah figur sahabat, kakak, atau paman yang mudah diajak berinteraksi dan dekat.
Komandan SSK Satgas TMMD, Lettu Ckm Purnomo, menegaskan bahwa kedekatan dengan masyarakat, termasuk anak-anak, adalah esensi dari semangat Kemanunggalan TNI dan Rakyat, yang merupakan ruh utama dari setiap pelaksanaan TMMD.
“Anak-anak adalah generasi penerus bangsa. Kami ingin mereka merasa dekat dengan TNI, tidak sungkan, dan melihat bahwa prajurit selalu hadir untuk masyarakat,” ujar Lettu Purnomo.
“Momen sederhana seperti berbincang bersama mereka menjadi kebahagiaan tersendiri bagi kami,” tambahnya.
Senada dengan itu, Babinsa Desa Kesongo Serka Lasmidi menambahkan bahwa interaksi semacam ini adalah bagian integral dari tugas Babinsa dalam membangun komunikasi sosial dengan semua lapisan masyarakat.
“Kedekatan dengan anak-anak maupun warga menjadi modal penting untuk mempererat hubungan TNI dan masyarakat,” kata Serka Lasmidi.
“Kami berharap kehadiran Satgas TMMD tidak hanya meninggalkan hasil pembangunan fisik, tetapi juga kenangan baik dan semangat kebersamaan bagi warga Desa Kesongo,” imbuhnya.
Melalui momen penuh kehangatan ini, TMMD ke-129 kembali membuktikan bahwa pengabdian TNI tidak hanya diwujudkan melalui beton dan infrastruktur lainnya, tetapi juga lewat sentuhan kemanusiaan yang mampu menumbuhkan rasa aman, nyaman, dan kebersamaan di tengah masyarakat
- Saat Bintang Satu dan Warga Bersujud Bersama: Potret Kebersamaan Tim Wasev TMMD 129 Bojonegoro di Desa Kesongo
- Merajut Masa Depan Sejahtera: Harmoni TNI, Pemdes dan Warga di TMMD 129 Bojonegoro
- TMMD 129 Bojonegoro: Ketika Jenderal Bintang Satu Menunggang Trail Menembus Pelosok Kesongo Demi Senyum Warga






