TNI  

Sukseskan Gerakan Antisipasi Darurat Pangan Nasional, Koramil Gading Dampingi Perawatan Tanaman Padi

Sukseskan Gerakan Antisipasi Darurat Pangan Nasional, Koramil Gading Dampingi Perawatan Tanaman Padi

PROBOLINGGO — Dalam rangka mendukung program gerakan antisipasi darurat pangan nasional, jajaran Kodim 0820/Probolinggo melalui Koramil 0820-23/Gading terus melakukan pendampingan dan pengawasan terhadap aktivitas pertanian masyarakat.

Pendampingan tersebut dilakukan untuk membantu petani dalam proses budidaya tanaman padi sekaligus mendorong peningkatan produksi pertanian. Kegiatan berlangsung di wilayah Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo, Minggu (27/9/2026).

Anggota Koramil 0820-23/Gading, Serma Thomy, melakukan pendampingan pada proses perawatan tanaman padi di lahan milik Samsuri (55), warga Desa Prasi. Sementara itu, Serda Hari melaksanakan pendampingan di lahan pertanian milik Sulaiman (40), warga Desa Condong, Kecamatan Gading.

Serma Thomy mengatakan, proses pengolahan lahan, penanaman hingga perawatan tanaman menjadi bagian penting yang dapat memengaruhi hasil produksi pertanian. Karena itu, pendampingan dilakukan sejak tahapan awal hingga proses perawatan tanaman.

“Proses pengolahan lahan, penanaman hingga perawatan merupakan salah satu faktor yang bisa memengaruhi hasil pertanian. Berangkat dari hal tersebut, kami melakukan pendampingan dan pengawasan mulai dari proses awal,” ujar Serma Thomy.

Menurutnya, ketahanan pangan nasional merupakan kondisi ketika masyarakat memiliki akses terhadap pangan yang cukup, aman, bergizi, serta berkelanjutan.

Upaya memperkuat ketahanan pangan, kata dia, dapat dilakukan melalui berbagai langkah, di antaranya pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi, pembangunan bendungan, modernisasi sistem irigasi, menjaga kebersihan saluran irigasi, serta penguatan infrastruktur pertanian.

Selain itu, pengelolaan tata niaga pangan, termasuk kebijakan impor dan ekspor, juga menjadi bagian dari upaya menjaga ketersediaan pangan nasional.

Sementara itu, Serda Hari menuturkan bahwa ketahanan pangan menjadi salah satu hal penting bagi Indonesia mengingat jumlah penduduk yang besar dan wilayah geografis yang luas.

Ia menjelaskan, ketahanan pangan tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan pangan, tetapi juga mencakup stabilitas ketersediaan, akses masyarakat terhadap pangan, serta pemanfaatan pangan.

“Seluruh sumber daya pertanian, mulai dari penyuluh hingga para petani, harus bergerak cepat mengambil bagian dalam menjaga ketahanan pangan,” ungkapnya.

Menurut Serda Hari, peningkatan produksi menjadi salah satu bagian penting dalam gerakan antisipasi darurat pangan nasional. Seluruh sumber daya yang tersedia perlu diarahkan untuk mendukung peningkatan produksi pertanian, baik untuk kebutuhan saat ini maupun keberlanjutan pada masa mendatang.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa pemerintah pusat bersama TNI mendorong pendekatan yang menyeluruh dalam mendukung sektor pertanian. Dukungan sarana dan prasarana tidak hanya diarahkan pada satu tahapan, tetapi mencakup proses dari hulu hingga hilir, mulai dari penyiapan lahan hingga pengolahan hasil pertanian.

“Mari bersinergi untuk meningkatkan kualitas dan hasil pertanian yang secara tidak langsung tentunya berkontribusi terhadap kemajuan pertanian di Indonesia secara berkelanjutan,” pungkasnya. (Edi D/Pendim0820/Probolinggo)