SURABAYA, JAWA TIMUR — Berdasarkan laporan yang diterbitkan pada 25 September 2026, Pada hari kedua Islamic Travel Connect di Surabaya, yang berlangsung di Royal Plaza, suasana semakin hidup dengan banyaknya atraksi menarik yang disajikan untuk pengunjung. Acara ini bertujuan untuk memperkenalkan dan mengedukasi masyarakat tentang berbagai aspek yang berkaitan dengan perjalanan syariah. Dengan menampilkan sejumlah peserta yang beragam, pengunjung diajak untuk mengeksplorasi informasi dan pengetahuan yang dapat meningkatkan pengalaman berwisata mereka dalam konteks yang sesuai dengan ajaran Islam.
Pameran menerima apresiasi tinggi dari kalangan pelancong dan antusiasme masyarakat yang datang berkunjung. Berbagai booth yang disediakan memperlihatkan produk-produk dan layanan wisata yang halal serta penyedia layanan terkait perjalanan syariah. Selain itu, pengunjung juga dapat mengikuti berbagai program edukatif dan seminar yang membahas tentang cara-cara melakukan perjalanan sesuai dengan prinsip-prinsip syariah. Acara ini memberikan kesempatan bagi para peserta untuk berinteraksi langsung dan berbagi informasi, mendorong pertukaran ide dan pengembangan industri perjalanan syariah.
Pameran ini tidak hanya sekedar memperkenalkan layanan travel, tetapi juga menghadirkan beberapa kajian Islam yang menekankan pentingnya menjaga syariah dalam konteks pariwisata. Pengunjung dapat menemukan informasi seputar destinasi wisata halal, akomodasi, dan makanan yang sesuai dengan nilai-nilai Islam. Interaksi yang terjadi di pameran juga menjadi momen yang baik bagi masyarakat untuk bertanya langsung kepada para ahli dan praktisi mengenai perjalanan yang syariah compliant. Dengan demikian, event ini berkontribusi untuk memperluas pemahaman dan pengetahuan masyarakat tentang perjalanan syariah yang sesuai dengan tuntunan agama.
Hari kedua Islamic Travel Connect di Surabaya menghadirkan agenda yang diselenggarakan dengan mulia, memberikan kepada peserta kesempatan untuk mendalami kajian Islam yang bermanfaat. Setelah melaksanakan ibadah Salat Jumat, pemimpin kajian Ustaz Heru Kusumahadi mengisi sesi dengan pembahasan yang mendalam mengenai nilai-nilai Islam dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Kajian ini menjadi salah satu daya tarik utama bagi para pengunjung, yang tidak hanya memiliki ketertarikan pada perjalanan, tetapi juga ingin meningkatkan pemahaman mereka tentang agama.
Sesi kajian ini menarik perhatian jamaah untuk mendalami ajaran Islam lebih jauh serta menerapkannya dalam konteks perjalanan. Ustaz Heru Kusumahadi membagikan wawasan tentang perjalanan yang sesuai syariah, menggarisbawahi pentingnya menjaga niat dan teknologi dalam perjalanan yang halal, serta memberikan panduan tentang cara menjelajahi tempat-tempat bersejarah dan budaya yang kaya dengan nilai-nilai Islam. Peserta merasa terinspirasi selama sesi ini, yang berhasil menciptakan suasana religius di tengah pameran.
Selain itu, agenda hari kedua juga mencakup serangkaian acara lainnya, termasuk pameran produk halal, presentasi dari berbagai penyedia layanan perjalanan, serta sesi tanya jawab. Program-program ini bertujuan untuk mendukung penyuluhan dan pendidikan di kalangan masyarakat terkait dengan industri perjalanan halal. Dengan demikian, event ini tidak hanya menjadi tempat berkumpul, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi semua yang hadir.
Seluruh rangkaian acara di hari kedua mencerminkan komitmen penyelenggara dalam memfasilitasi komunikasi pelaku industri dan ummat Islam. Hal ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan sektor perjalanan halal yang semakin diminati di Indonesia, sejalan dengan besarnya potensi pasar bagi wisatawan muslim.
Pada hari kedua perhelatan Islamic Travel Connect di Surabaya, pengunjung disuguhkan dengan berbagai kegiatan menarik yang tidak hanya mendidik tetapi juga menghibur. Salah satu daya tarik utama adalah pertunjukan seni meracik kopi yang berhasil menarik perhatian banyak orang. Dalam suasana yang hangat, para ahli barista menunjukkan keterampilan mereka dalam menciptakan sajian kopi yang sempurna. Momen ini bukan hanya menjadi ajang penonton untuk menyaksikan, tetapi juga untuk berpartisipasi, di mana mereka dapat mencicipi berbagai varian kopi yang ditawarkan. Selain menjadi tontonan, pertunjukan ini memperkaya pemahaman pengunjung tentang proses pembuatan kopi dari biji hingga cangkir, serta nilai-nilai budaya yang terkandung di dalamnya.
Di sore hari, gelar wicara diadakan yang melibatkan berbagai agen perjalanan. Acara ini memberikan kesempatan bagi agen untuk berbagi pengalaman dan penawaran menarik secara langsung kepada pengunjung. Diskusi ini tidak hanya berfungsi sebagai platform untuk mempromosikan layanan mereka tetapi juga menjadi wadah interaksi para pelaku industri perjalanan dan masyarakat. Para agen membagikan tips dan rekomendasi destinasi terbaik, serta paket wisata yang mungkin menarik bagi calon pelancong. Hal ini memberikan keuntungan bagi pengunjung yang ingin merencanakan perjalanan mereka di masa depan.
Dengan adanya kombinasi pertunjukan seni meracik kopi dan gelar wicara yang informatif, hari kedua Islamic Travel Connect berhasil menciptakan suasana yang dinamis dan inspiratif. Kegiatan ini, selain memperkaya wawasan pengunjung tentang dunia perjalanan dan budaya kopi, juga mendorong dialog penyedia jasa dan para pengunjung yang tertarik dengan pengalaman perjalanan yang berkualitas.
Hari kedua Islamic Travel Connect di Surabaya menyuguhkan beragam agenda menarik yang semakin menghangatkan suasana menjelang hari penutupan. Sejumlah kegiatan telah dijadwalkan untuk memberikan pengalaman berkesan bagi pengunjung dan peserta pameran. Pada hari terakhir, Ustaz Moch Marzuki Imran akan memimpin kajian penutup, sebuah sesi yang diharapkan dapat memberikan pencerahan dan memperkuat nilai-nilai islami yang menjadi inti dari acara ini.
Dari kajian tersebut, para peserta dapat merenungkan berbagai topik yang relevan dengan tema perjalanan dan hukum dalam Islam, menjadikan momen ini sebagai kesempatan untuk menambah ilmu dan memperkuat iman. Selain kajian, penutupan acara juga akan diwarnai dengan pertunjukan hiburan dari berbagai band lokal yang siap menghibur pengunjung dengan penampilan musik yang beragam. Hal ini diharapkan dapat menciptakan suasana yang lebih hidup dan menyenangkan di acara yang istimewa ini.
Selain itu, untuk menambah kebersamaan dan interaksi di pengunjung, akan diselenggarakan sesi siniar dan gelar wicara. Ini merupakan kesempatan emas bagi peserta untuk berdiskusi dan mendengar pengalaman langsung dari para pelaku industri travel islami. Kegiatan ini diharapkan dapat menginspirasi para peserta untuk lebih mengenal dunia travel yang sesuai dengan ajaran Islam, sekaligus menjadi wadah untuk memperluas relasi dan jaringan di pelaku usaha dalam sektor ini.
Dengan semakin dekatnya hari penutupan, antusiasme peserta dan pengunjung terus meningkat. Semua elemen acara ini menyatu dalam satu tujuan, yaitu memberikan kemeriahan sambil menyebarkan pesan positif tentang perjalanan yang berlandaskan syariat. Oleh karena itu, momen ini tidak hanya menjadi ajang promosi, tetapi juga kegiatan yang sarat nilai edukatif bagi semua pihak yang terlibat.







