TNI  

TIM PENYULUH KARHUTLA MABES TNI BERSAMA PASIS DIKREG 56 SESKO TNI TINJAU POSKO DAN LAHAN KEBAKARAN DI SAMARINDA SEBERANG

TIM PENYULUH KARHUTLA MABES TNI BERSAMA PASIS DIKREG 56 SESKO TNI TINJAU POSKO DAN LAHAN KEBAKARAN DI SAMARINDA SEBERANG

TIM PENYULUH KARHUTLA MABES TNI BERSAMA PASIS DIKREG 56 SESKO TNI TINJAU POSKO DAN LAHAN KEBAKARAN DI SAMARINDA SEBERANG

 

Samarindaungkapfakta.net – Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI bersama Pasis Dikreg Sesko TNI 56 melaksanakan kegiatan pendampingan dan peninjauan Posko Karhutla serta lokasi lahan yang sebelumnya mengalami kebakaran di wilayah Koramil 0901-03/Samarinda Seberang, Jumat (4/9/2026).

 

Kegiatan tersebut dipimpin Brigjen TNI Yohanes Hari Murdani dan diikuti sekitar 80 peserta yang terdiri dari unsur TNI, Polri, BPBD, pemerintah kecamatan dan kelurahan, para Ketua RT, FKPM, serta relawan.

 

Peninjauan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), sekaligus melihat secara langsung kondisi Posko Karhutla serta wilayah yang rawan dan terdampak kebakaran.

TIM PENYULUH KARHUTLA MABES TNI BERSAMA PASIS DIKREG 56 SESKO TNI TINJAU POSKO DAN LAHAN KEBAKARAN DI SAMARINDA SEBERANG TIM PENYULUH KARHUTLA MABES TNI BERSAMA PASIS DIKREG 56 SESKO TNI TINJAU POSKO DAN LAHAN KEBAKARAN DI SAMARINDA SEBERANG TIM PENYULUH KARHUTLA MABES TNI BERSAMA PASIS DIKREG 56 SESKO TNI TINJAU POSKO DAN LAHAN KEBAKARAN DI SAMARINDA SEBERANG

Dalam kegiatan tersebut, Tim Penyuluh Karhutla bersama personel Koramil 0901-03/Samarinda Seberang melakukan pengecekan kondisi Posko Karhutla dan lahan bekas terbakar. Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi dan sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, relawan, serta masyarakat dalam menghadapi potensi Karhutla.

 

Tim Penyuluh mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan kepedulian terhadap lingkungan, tidak melakukan pembakaran lahan maupun sampah secara sembarangan, serta segera melaporkan apabila menemukan adanya indikasi atau titik api.

 

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan kesiapsiagaan seluruh unsur di wilayah Samarinda Seberang semakin meningkat, sehingga potensi Karhutla dapat dicegah dan apabila terjadi kebakaran dapat ditangani secara cepat, terpadu, dan efektif.