TNI  

Turun Langsung ke Lahan, Koramil Wonomerto Dampingi Petani Dongkrak Produksi Jagung

PROBOLINGGO – Kodim 0820/Probolinggo melalui Koramil 0820-07/Wonomerto terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui pendampingan dan pengawasan terhadap aktivitas pertanian milik warga di Desa Sumberkare, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo, Senin (27/7/2026).

Pendampingan dilakukan oleh anggota Koramil 0820-07/Wonomerto, Serda Bahrin, pada lahan jagung milik Suhar (50). <a href="https://ungkapfakta.net/melalui-gotong-royong-babinsa-bersama-warga-wujudkan-lapangan-bola-bersih-dan-nyaman/”>Kegiatan tersebut bertujuan memastikan proses budidaya tanaman berlangsung optimal, mulai dari pengolahan lahan hingga perawatan tanaman.

Serda Bahrin menjelaskan bahwa keberhasilan hasil panen sangat dipengaruhi oleh setiap tahapan budidaya yang dilakukan petani. Karena itu, TNI melalui Koramil hadir untuk memberikan pendampingan sejak awal proses tanam.

“Pengolahan lahan, penanaman hingga perawatan merupakan faktor penting yang menentukan hasil pertanian. Oleh sebab itu kami melakukan pendampingan sejak tahap awal agar proses budidaya berjalan dengan baik,” ujar Serda Bahrin.

Menurutnya, keterlibatan aparat teritorial merupakan bagian dari dukungan terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Upaya tersebut tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi, tetapi juga mendorong terciptanya sistem pertanian yang berkelanjutan.

Ia menambahkan, ketahanan pangan nasional menjadi aspek strategis mengingat Indonesia memiliki jumlah penduduk yang besar serta wilayah yang luas. Karena itu, diperlukan sinergi berbagai pihak untuk menjaga ketersediaan pangan, memperluas akses masyarakat terhadap pangan, serta meningkatkan kualitas hasil pertanian.

“Ketahanan pangan tidak hanya berbicara soal produksi, tetapi juga menyangkut ketersediaan, aksesibilitas, stabilitas, dan pemanfaatan pangan yang berkelanjutan,” jelasnya.

Serda Bahrin menilai seluruh sumber daya pertanian, mulai dari penyuluh hingga petani, perlu bergerak bersama dalam meningkatkan produktivitas sektor pertanian. Langkah tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam mengantisipasi berbagai tantangan terhadap ketahanan pangan nasional.

Selain itu, pemerintah melalui TNI terus mendorong pendekatan terpadu dari sektor hulu hingga hilir, mulai dari penyiapan lahan, proses budidaya, hingga pengolahan hasil pertanian.

“Kami mengajak seluruh pihak untuk terus bersinergi meningkatkan kualitas dan produktivitas pertanian. Dengan begitu, hasil yang diperoleh petani dapat meningkat dan memberikan kontribusi nyata terhadap penguatan ketahanan pangan nasional,” pungkasnya.

Pewarta: Bambang/Dwi H
Narasumber: Serda Bahrin, Anggota Koramil 0820-07/Wonomerto (Pendim0820/Probolinggo)

📚 Artikel Terkait:

Respon (2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *